Kring,,kring,,Pesan WA masuk dari seorang customer yang artinya Marie harus segera bangun dan menyelesaikan pesanan kue yang belum kelar malam tadi.
" hallo selamat pagi bu mar,,maaf ganggu" emm,,saya mau konfirmasi, pesanan saya yang kemaren sudah kelar ya bu ? soalnya hari ini jam 8 sudah harus ready di kantor.Trimkasih
oh,,iya bu,,sudah beres tinggal di packing lagi
nanti jam 7 di antar ke kantor..Trimakasih banyak bu atas kepercyaan ibu.
Setelah membalas pesan ibu Lisa, salah satu customer tarbaiknya, Marie langsung menuju dapur produksi hendak mebereskan pesanan itu, tak lupa juga ia mengambil beberapa gambar kue yang menurutnya lucu dan laris di pasaran seperti blackforest mini, cup cake, nastar, dan beberapa kue nampah lainnya.
ahh,, kue nampah,,??
Marie teringat lagi kejadian kemarin sore di pasar ketika iya dan suaminya bang Alan membeli bahan kue, dan ia menawar harga, tetapi alan, suaminya sendiri tidak setuju dengan hal itu. Menurut Alan menawar harga adalah hal yang memalukan. Tak terimana dengan sikap istrinya Alan langsung pergi meninggkan istrinya begitu saja dengan banyaknya belanjaan. Marie tak menghiraukannya karena itu hal yang sudah biasa menurutnya.
ah,, tak usa dipikirkan lagi..
Marie langsung menguplod beberapa foto kue di ig dan halaman fb..
tak menungu lama, beberpa pesan masuk, seperti biasa pagi" sdh banyak sekali pesanan kue, baik dari arisan ibu", orang kantoran, acara ulta, acara di sekolahan,dan masih banyak lagi. Maklum kue buatan marie adalah kue homemade yang tentunya enak dan harga terjangkau dengan bermodalkan resep warisan Ibunda Marie.
sayang,,,sayang,,,kamu dimana,,??
belum sempat membalas semua pesan masuk,, suara alan mengagetkan,,,
di dapur,,knapa,,???
jawab marie datar, hemm,,panggil sayang kalau ada maunya.
sakit kepala,,,tolong pijatin,,,balas suaminya
Marie tak menhiraukan rengekan suaminya, iya terus mengusap layar gawainya..
pijat aja sndiri...biasanya juga sendiri...
marie terus sibuk dengan gawainya, sampai tidak terdengar lagi suara rengekan suaminya. Karena merasa bersalah Marie masuk kamar dan mendapati suaminya lagi asik menonton film dengan layar biru itu.
loh katanya sakit,,kenapa cepat bangun, ?
ini loh baru jam 5.30, tidur lagi sana..pake nonton kakek jepang segala.
sayang aku mau...pinta suaminya
mau apa,,??? balas marie dengan nada sedikit lebih tinggi dengan mata melotot, karena dia tau apa maksud suaminya.
sini saya pijatin kepalanya, tadi katanya sakit kepala,,,cepetin,,bentar lagi karyawan pada dtangan, mau antar pesanan...
kepalaku gk sakit lagi syang,,,tapiiiii,,,
tapi apa,,,,tanya marie kesel dengan memonyongkan bibirnya,,,pura" tidak tau
sakitku sekarang ganti yg ini sayang, jadi maunya di pijat dulu,,,
jawab Alan sambil genggam tangan marie dan mengarahkan ke "adik" kecilnya.
bangke kamu,,giliran selangkangan secepat kilat ya, coba kalau di suru bantuin bini, ada aja alasannya, ya capek seharian kerjalah, kurangan goyanglah, sakit kepala karena belum dikasih jatalah,,pokoknya ada aja alasanmu tu...celoteh marie dengan tangannya terus memainkan perannya..
sayang.. mana bisa enak kalau kamu sambil ceramah...nikmati dong,,,hahaaha
Alan mulai menggoda bininya
adegan kurang lebih 3 menit kemudian berakhir...Alan langsung tertidur pulas saking capeknya bajak sawah.
Tetapi tidak dengan Marie..Wanita pekerja keras itu tidak suka membuang waktu dengan hal" yang bersifat ilusi, Ia segera mandi dan menyelesaikan to do list yang sudah ia buat semalam.
"Mba Desy,,,pesanan bu lisa harus sampe di kantor ontime ya, yang lainnya gpp diatur aja sama mba desi.," Pesan Marie ke desy orang kepercyaan Marie.
"baik bu,,,ada lagi bu yg mau d sampaikan" ???
"ohh gpp, gk ada lgi..take care ya."
"ok bu makasih bu...sahut Desy sambil melajukan mobil..."
Legah hati Marie akhirnya pesanan dianter juga, kerja sama antara tim yg solid akhirnya membuahkan hasil, bukan semata keuntungan yang di peroleh tetapi lebih kepada "Trust" yg dibangun atara pelanggan dan Marie, bukan suatu perkara yang mudah..
"sayang..aku pake baju yang mana" ???
teriakan dari alan, tanpa disadari marie kalau suaminya sudah selesai mandi, karena biasanya untuk bangunin suaminya buat mandi pagi, harus butuh waktu setengah jam an, tapi kenapa ini ko tumben banget.
"pake baju sesuai hari aja, sesuai jadwalnya maksud aku." balas maria
"iya sayang tapi aku lupa,,hari apa ini,," Jawab Alan pura-pura lupa, karena memang dia ingin diperhatikan lebih oleh istrinya.
Marie langsung menuju kamar untuk menyiapakan kebutuhan suaminya..
"Sayang aku mau lagi.." pinta suaminya
"mau apa lagi, belum puas kh tadi, jangan aneh" deh banyak pesenan loh diluar,
karyawan hanya 5 aja diluar yang lain blum pada dateng,," jawab marie dengan nada kesel.
"kan tadi cepet aja keluarnya, makanya ini pengen lagi,,oya sayang tadi kamu puas aja kan ??
"dasar suami tak peka, kalau emang aku puas gak mungkin aku bangun aja dari tempat tidur, pasti aku tidur pulas bareng kamu sayang" Batin marie, ia tak kuasa mengeluarkan kata-kata itu dari mulutnya.
Kali ini kurang lebih membutuhkan waktu 7 menit lebih lama dari sebelumnya, dan seperti biasa Marie yang pegang kendali, dengan hasil yang kurang memuaskan di pihak marie, tetapi iya sudah terbiasa dengan sikap suaminya yang kekanankan.
Semenjak usia pernikahan mereka yang ke 10 tahun dan belum dikarunia buah hati, ia mulai mencoba membesarkan hatinya untuk mengizinkan suaminya menikah lagi demi memperoleh keturunan tetapi selalu dengan jawaban yang sama dari suaminya.
"kalaupun kamu mau aku sama orang lain aku hanya ingin s*ks, tidak mau menikahi karena aku punya kamu meski kita belum dikasih keturunan tidak apa-apa, kita bisa saling memiliki itu sudah lebih dari cukup"
Mendengar kalimat yang diucapkan suaminya itu marie tersenyum kecil..
"ohhh sayang aku jadi melow,,,,mau lagi k sayang,," kali ini marie yang menawarkan
"ohh gak usa,,aku sudah 3 kali kok,," jqwab suaminya yang membuat Marie melebarkan matanya..
"hahh 3 kali,,?? maksud loh apa vangke"
Bersambung....
Komentar